Minggu, 11 Maret 2018

GERBANG LOGIKA DASAR


Gerbang Logika Dasar adalah blok dasar untuk mem bentuk rangkaian Elektronika digital.Geerbang Logika dasar merupakan rangkaian dengan satu atau lebih dari satu sinyal masukan tetapi hanya menghasilkan satu sinyal berupa tegangan tinggi atau tegangan rendah. Dikarenakan analisis gerbang logika dilakukan dengan Aljabar Boolean maka gerbang logika sering juga disebut Rangkaian logika.
  • Sebuah gerbang logika mempunyai satu terminal output Dan satu atau lebih terminal input 
  • Output-outputnya bisa bernilai HIGH (1) atau LOW (0) tergantung dari level-level digital pada terminal inputnya
  •  Terdapat 7 jenis Gerbang Logika Dasar yang membentuk sebuah Sistem Elektronika Digital,     yaitu :
    1. Gerbang AND
    2. Gerbang OR
    3. Gerbang NOT
    4. Gerbang NAND
    5. Gerbang NOR
    6. Gerbang X-OR (Exclusive OR)
    7. Gerbang X-NOR (Exlusive NOR
1. Gerbang AND


  •     Jika input A dan B keduanya HIGH,maka Outputnya akan HIGH
  •     Jika input A dan B salah satunya atau keduanya LOW, maka Outputnya akan LOW
      Tabel Kebenaran Gerbang And – 2 Input sebagai berikut :

     Cara Kerja Gerbang AND
     
     Gerbang AND dengan banyak input 


 2. Gerbang OR
     

     Operasi Or 
  • Jika input A dan B keduanya HIGH,maka Outputnya akan HIGH
  • Jika Input A dan B keduanya LOW maka Outpoutnya akan LOW\
    Tabel Kebenaran Gerbang Or – 2 input
    

   Cara Kerja Gerbang OR



  
   
 Gerbang OR dengan banyak input 


 3. Gerbang NOT
6
Operasi Gerbang Not :
  • Jika input A HIGH,maka Output akan LOW
  • Jika inpu A LOW maka Outputnya akan HIGH
Tabel Kebenaran Gerbang Not
tabel-kebenaran-gerbang-not


4. Gerbang NAND

gerbang-nand
Operasi Gerbang Nand :
  • Merupakan inversi (kebalikan) ari operasi Gerbang And
  • Jika input A dan B HIGH,maka Outputnya akan LOW
  • Jika input A atau B atau keduanya LOW maka outputnya akan HIGH
Gerbang Nand dengan banyak input
7
5.Gerbang NOR

7
  Operasi Gerbang Nor :
  • Merupakan inversi (kebalikan) dari opeasi gerbang Or
  • Jika input A dan B keduanya LOW,maka Outputnya akan HIGH
  • Jika input A atau B salah satu atau keduanya HIGH maka Outputnya akan LOW

6. Gerbang X-OR (Exclusive OR)



7a2
  Operasi Ex-Or :
  • Ex-Or adalah kependekan dari Exclusive Or
  • Jika salah satu dari kedua input HIGH (bukan keduanya),maka Outputnya akan HIGH
  • Jika kedua inputnya bernilai LOW semua atau HIGH maka outputnya akan LOW
 Tabel Kebenaran  Gerbang Ex-Or
preview_html_m6c29bdc3
    
  Persamaan Logika Ex-Or : X=A+B
   Berdasarkan Tabel Kebenaran diatas(yang bernilai output = 1), Ex-OR dapat disusun dari gerbang           dasar: AND, OR dan NOT Persamaan EX-OR (dariAND, OR dan NOT) :X = AB + AB

7. Gerbang X-NOR (Exlusive NOR)

preview_html_f34e959

  Operasi Ex-Nor :
  • Merupakan kebalika dari Gerbang Ex-Or
  • Jika salah satu dari inputnya HIGH (bukan keduanya),maka Outputnyaakan LOW
  • Jika kedua inputnya bernilai lOW Semua atau HIGH semua,maka nilainya akan HIGH .

Sumber :

https://maharadisjuanda.wordpress.com/2013/02/20/gerbang-logika-dasar/
http://luthfirohmatulloh.blogs.uny.ac.id/2015/09/12/teknik-digital-gerbang-logika-dasar/
http://teknikelektronika.com/pengertian-gerbang-logika-dasar-simbol/
















Minggu, 18 Februari 2018

PENGERTIAN IC

Pengertian  IC (INTEGRATED CIRCUIT ) dan Aplikasinya 
INTEGRATED CIRCUIT disingkat dengan IC atau bisa di artikan Sirkuit Terpadu adalah Komponen Elektronika Aktif yang terdiri dari gabungan ratusan, ribuan bahkan jutaan Transistor, Dioda, Resistor dan Kapasitor yang diintegrasikan menjadi suatu Rangkaian Elektronika dalam sebuah kemasan kecil. Bahan utama yang membentuk sebuah Integrated Circuit (IC) adalah Bahan Semikonduktor. Silikon merupakan bahan semikonduktor yang paling sering digunakan dalam Teknologi Fabrikasi Sirkuit Terpadu (IC).

Sejarah Singkat IC (Sirkuit Terpadu)
Teknologi Sirkuit Terpadu (IC) atau Sirkuit Terpadu ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1958 oleh Jack Kilby yang bekerja untuk Texas Instrument, setengah tahun kemudian Robert Noyce berhasil melakukan fabrikasi IC dengan sistem interkoneksi pada sebuah Chip Silikon. Sirkuit Terpadu (IC) merupakan salah satu perkembangan Teknologi yang paling signifikan pada abad ke 20.
Sebelum ditemukannya IC, peralatan Elektronik saat itu umumnya memakai Tabung Vakum sebagai komponen utama yang kemudian digantikan oleh Transistor yang memiliki ukuran yang lebih kecil. Untuk bisa merangkai sebuah rangkaian Elektronika yang rumit dan kompleks, membutuhkan komponen Transistor dalam jumlah yang banyak sehingga ukuran perangkat Elektronika yang dihasilkannya pun besar dan kurang cocok untuk dapat dibawa berpergian (portable).
Teknologi IC (Integrated Circuit) memungkinkan seorang perancang Rangkaian Elektronika untuk membuat suatu alat Elektronika yang lebih kecil, lebih ringan dengan harga yang lebih terjangkau. Konsumsi daya listrik sebuah IC juga lebih rendah dengan Transistor. Oleh karena itu, IC (Integrated Circuit) telah menjadi komponen Utama pada hampir semua peralatan Elektronika yang kita gunakan saat ini.
Tanpa adanya Teknologi IC (Sirkuit Terpadu) yang mungkin saat ini kita tidak dapat

menikmati peralatan Elektronika Portable seperti Handphone, Laptop, MP3 Player, Tablet PC, Konsol Game Portable, Kamera Digital dan peralatan Elektronika yang bentuknya kecil dan dapat dibawa kemana-mana.
Dibawah ini adalah gambar IC (Integrated Circuit) dan Simbolnya:
Gambar 1.  IC Integrated Circuit )

\

Fungsi IC (Integrated Circuit)
Seperti yang telah dikatakan tadi bahwa fungsi dari komponen IC sangatlah bermacam-macam tergantung komponen penyusunnya. Namun jika dilihat dari fungsinya, IC dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yakni IC linier dan IC digital. Berikut adalah beberapa fungsi dari IC linier dan IC digital.
1. Fungsi IC Linier
GAMBAR 2. CONTOH IC LINIER
  • Penguat Operasional (Op Amp)
  • Penguat Sinyal (Signal Amplifier)
  •  Penguat Sinyal Mikro (Microwave Amplifier)
  • Penguat RF dan IF
  • MultiplierVoltage 
  • Comparator Regulator 
  • Tegangan (Voltage Regulator)
  • Penerima Frekuensi Radio
2. Fungsi IC Digital
  •  Gerbang Logika
    GAMBAR 3. CONTOH IC DIGITAL 
  •  Flip Flop
  •  Timer
  •  Counter
  •  Clock
  •  Multiplexer
  •  Memory
  •  Calculator
  •  Mikrokontrol
  •  Mikroprosesor
Adapun kita sebagai pengguna IC harus dapat mempelajari beberapa hal berikut ini, yaitu :

1.        Keunggulan IC (Integrated Circuit)
IC telah digunakan secara luas diberbagai bidang, salah satunya dibidang industri Dirgantara, dimana rangkaian kontrol elektroniknya akan semakin ringkas dan kecil sehingga dapat mengurangi berat Satelit, Misil dan jenis-jenis pesawat ruang angkasa lainnya. Desain komputer yang sangat kompleks dapat dipermudah, sehingga banyaknya komponen dapat dikurangi dan ukuran motherboardnya dapat diperkecil. Contoh lain misalnya IC digunakan di dalam mesin penghitung elektronik (kalkulator), juga telepon seluler (ponsel) yang bentuknya relative kecil. Di era teknologi canggih saat ini, peralatan elektronik dituntut agar mempunyai ukuran dan beratnya seringan dan sekecil mungkin dan hal itu dapat dimungkinkan dengan penggunaannya IC. Selain ukuran dan berat IC yang kecil dan ringan, IC juga memberikan keuntungan lain yaitu bila dibandingkan dengan sirkit - sirkit konvensional yang banyak menggunakan komponen IC dengan sirkit yang relatif kecil hanya mengkonsumsi sedikit sumber tenaga dan tidak menimbulkan panas berlebih sehingga tidak membutuhkan pendinginan (cooling system).

2.        Kelemahan IC (Integrated Circuit)

Pada uraian sebelumnya nampak seolah-olah IC begitu sempurna dibanding komponen elektronik konvensional, padalah tidak ada sesuatu komponen yang memiliki kelemahan. Kelemahan IC atau kategori IC itu dapat dikatakan rusak antara lain adalah keterbatasannya di dalam menghadapi kelebihan arus listrik yang besar, dimana arus listrik berlebihan dapat menimbulkan panas di dalam komponen, sehingga komponen yang kecil seperti IC akan mudah rusak jika timbul panas yang berlebihan. Demikian pula keterbatasan IC dalam menghadapi tegangan yang besar, dimana tegangan yang besar dapat merusak lapisan isolator antar komponen di dalam IC. Contoh kerusakan misalnya, terjadi hubungan singkat antara komponen satu dengan lainnya di dalam IC, bila hal ini terjadi, maka IC dapat rusak dan menjadi tidak berguna.